Posts

Rigaih, Teluk untuk Singgah

Image
Rawohnanggroe | Menyusuri Jalan Nasional lintas Barat-Selatan Aceh tepatnya di lintasan Banda Aceh-Calang, akan ada suguhan menarik berupa pemandangan alam nan indah. Daerah ini terkenal akan keindahannya yang menawan. Bagi para musafir, tempat ini memang sering dijadikan sebagai persinggahan sesaat, sebelum kembali melanjutkan perjalanan. Ketenangan Teluk Rigaih | Foto: Khairil Di lintasan Banda Aceh-Calang bisa dijumpai beberapa tempat menarik yang siap memanjakan mata yang letih dalam perjalanan. Dimulai dari Puncak Geurutee hingga kota Calang begitu banyak tempat yang bisa disinggahi. Salah satunya adalah di Rigaih di dekat kota Calang yang terkenal sebagai tempat snorkling, diving maupun memancing. Kawasan Rigaih adalah sebuah Kawasan Rest Area yang berbentuk teluk yang terdapat di Gampong Riagih, Kecamatan Setia Bakti, Aceh Jaya. Kawasan ini persis berada di pinggir Jalan Nasional.Rigaih menyuguhkan pemandangan teluk yang menawan dengan pulau-pulau yang terhampar di sekita...

Lokasi Menarik di Manggeng Raya

Image
Rawohnanggroe | Manggeng Raya merupakan sebuah wilayah yang terdiri dari dua kecamatan, Manggeng dan Lembah Sabil di Kabupaten Aceh Barat Daya, Provinsi Aceh. Letaknya persis ber batasan langsung dengan Aceh Selatan, yang dipisah oleh sebuah sungai besar, yaitu Krueng Baru. Aktifitas di Kedai Manggeng | Foto: Khairil Kontur daerah ini terdiri atas pegunungan, dataran rendah dan daerah pesisir pantai. Kawasan p egunungan di Manggeng Raya merupakan bagian dari Taman Nasional Gunung Lauser. Kondisi hutannya pun masih lebat yang kaya akan keanekaragaman hayati. Hanya sebagian kecil wilayah pinggiran pegunungan yang dimanfaatkan masyarakat sekitar untuk lahan perkebunan. S ementara dataran rendahnya merupakan hamparan persawahan luas yang menjadi mata pencaharian sebagian besar masyarakat untuk bercocok tanam, khususnya padi. Kawasan pesisir Manggeng Raya terdiri atas beberapa pantai yang landai menghadap langsung ke Samudra Hindia. Ada tiga macam tipe, pantai berpasir krim,...

Tiga Pulau Eksotis Aceh Jaya

Image
Rawohnanggroe | Aceh Jaya yang beribukota di Calang memiliki banyak panorama alam menawan. Kabupaten yang berbatasan langsung dengan Aceh Besar, Pidie dan Aceh Barat memiliki sejumlah pantai, air terjun dan sungai dan yang menarik untuk dikunjungi, tak ketinggalan beberapa pulau kecil juga menghiasi lautnya. Jika tertarik untuk berkunjung, cobalah jadikan tiga pulau eksotis berikut sebagai destinasi liburan Anda. Pulau Kluang dan Tsunami | Foto: Khairil Pulau Kluang Penampakan pulau Kluang bisa terlihat dari ketinggian Peunioh Puncak Geurutee di Desa Glee Jong Kecamatan Jaya. Dari Gerutee terlihat dua pulau saling berdekatan, Pulau Kluang memiliki daratan yang lebih tinggi dan lebih kecil, sedangkan di sebelahnya adalah pulau Tsunami yang lebih besar dan datar. Keduanya hanya terpisah sekitar satu kilometer saja. Untuk sampai ke sini perjalanan yang harus ditempuh dari Banda Aceh sekitar dua jam. Jaraknya dari daratan Aceh sekitar 2,3 kilimeter atau 20 perjalanan dengan boat nel...

Belai Malam Pertama Takengon

Image
Rawohnanggroe | Memasuki tepi Takengon mata masih tak henti melihat segala sisi. Meski tiba menjelang malam, kami tetap bisa merasakan meriahnya bandar negeri di atas awan. Seperti cerita dari petualang lainnya, dingin memang tak bisa dipisahkan dengan ibukota Aceh Tengah ini. Aktifitas masyarakatnya terlihat di sana-sini, sungguh sebuah kota yang cukup sibuk. Jelang pagi di Takengon | Foto: Khairil Takengon adalah kota yang semarak. Berada tepat di jantung Aceh di tengah pegunungan Bukit Barisan dengan Danau Laut Tawar di sisi timurnya. Kota ini sudah lama menggeliat ekonominya, bahkan sebelum penjajahan dan menjadi semakin berkembang saat pendudukan Belanda mulai memasukinya. Melihat potensi yang besar,  maka dikembangkan komoditas unggulan di sana, yaitu kopi. Banyak wilayah hutan kemudian dijadikan lahan perkebunan oleh perusahan milik kompeni dan memperkerjakan orang Gayo. Berawal dari kebun dan gudang kopi, kini Takengon menjadi kota terbesar di jalur tengah Aceh. Ia ...

Budidaya Buah Naga di Banda Aceh

Image
Rawohnanggroe | Masih tak kenal dengan buah naga? Buah berwarna mencolok ini makin banyak dijumpai dan dijual di mall, pasar dan kios-kios buah di pinggir jalan. Tak salah, karena buah satu ini makin digemari oleh masyarakat Indonesia, khususnya warga Kota Banda Aceh. Kaktus penghasil buah naga | Foto: Khairil Menurut sejarahnya, tanaman jenis ini pertama sekali dibawa ke Asia Tenggara pada tahun 1870 oleh seorang Perancis dari Guyana ke Vietnam. Awalnya hanya sebagai tanaman hias. Orang Vietnam dan Cina mengganggap buah ini dapat membawa berkah sehingga selalu diletakkan di atas meja altar di antara dua patung naga berwarna hijau. Dari kebiasaan inilah kalangan penduduk Vietnam menyebutnya dengan nama thang loy (buah naga). Istilah thang loy kemudian diterjemahkan di Eropa dan negara lain yang berbahasa Inggris sebagai dragon fruit (buah naga). Jenis tanaman padang pasir ini mulai masuk ke Indonesia sekitar tahun 80-an. Di Aceh sendiri mulai dibudidayakan pertama sekali yaitu d...

Lampisang, Pusat Kue Tradisional Aceh

Image
Rawohnanggroe | Jika Anda berekreasi ke pantai Lhoknga dan pantai Lampu’uk atau mungkin sekedar melewati Lintas Barat-Selatan Aceh tentu anda akan menyusuri Jalan Cut Nyak Dhien. Saya sarankan anda untuk dapat sejenak singgah di daerah Lampisang yang terkenal sebagai pusat jajanan kue tradisional Aceh. Surga belanja kue tradisional Aceh | Sumber: Youtube Lampisang adalah sebuah gampong di Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar. Selain dikenal sebagai tempat kelahirannya Cut Nyak Dhien, tapi juga terkenal dengan kue-kue tradisional khas Aceh. Di sini Anda dengan mudah mendapatkan kue-kue tradisional yang memang sudah jarang kita temui sekarang, khususnya di Kota Banda Aceh. Tidak perlu cemas di mana kita bisa mendapatkan kue-kue tersebut, karena Anda bisa dengan mudah menemukan kios-kios yang khusus menjajakan kue tradisional tersebut. Sekitar delapan kilometer perjalanan dari arah Banda Aceh, Anda akan menemukan kios-kios yang kira-kira berukuran 3x4 meter, tepat di sisi kanan da...

Pusara Pahlawan Teuku Nyak Arief

Image
Rawohnanggroe | Teuku Nyak Arief, sekilas ketika mendengar nama itu langsung akan teringat nama sebuah jalan yang ada di Kota Banda Aceh yaitu jalan utama menuju kampus Universitas Syiah Kuala. Senada dengan Asmarizal seorang mahasiswa di Darussalam; “Saya tahunya T. Nyak Arief itu nama jalan di Darussalam, tentang siapa dia itu saya kurang tahu”.  Gapura Makam T. Nyak Arief | Foto: Khairil Teuku nyak Arief adalah seorang pahlawan Nasional Indonesia. Beliau lahir di Ulee Lheue, Banda Aceh pada tanggal 17 Juli 1899. Nyak Arief pernah menempuh pendidikan SD di Banda Aceh, Kweekschool (Sekolah Para Raja) di Bukit Tinggi dan Osvia (Sekolah Pamong Praja) di Serang, Banten, Jawa Barat. Memang tidak banyak yang tahu tentang Pahlawan Nasional satu ini, padahal cukup banyak jasa dan pengorbanannya untuk Bangsa. Hal ini disebabkan minimnya pengetahuan sejarah dan kurangnya kesadaran akan pentingnya menghargai jasa pahlawan baik dikalangan akademis maupun masyarakat kita. Ada satu bu...

Melaju di Lingkar Laut Tawar

Image
Rawohnanggroe | Matahari hampir mencapai pucak. Sedang cuaca masih sendu merayu di sekitar Kota Takengon 1 Februari  2015. Sayab-sayap kabut menutupi hampir seluruh cakrawala laut tawar. Hari itu sebuah pengalaman seru terukir. Berkesempatan mengitari danau terbesar di Aceh merupakan pengalaman baru. Kabut tipis di atas Laut Tawar | Foto: Khairil Perjalanan bermula dari pusat kota. Setelah dibuai pagi yang sejuk, sekitar pukul 10:50 WIB motor mulai melaju menuju ke destinasi pertama. Dengan menggunakan dua kenderaan dan beranggotakan lima orang, Aku, Akmal, Ratna, Rauzah dan Lizan. Kami memilih jalur utara, bukan karena apa melainkan ada sebuah objek wisata yang melegenda di sana. Hujan rintik-rintik mulai menemani perjalanan. Anggap saja ini sebagai sebuah acara penyambutan dari langit agar perjalanan kami selamat dan menyenangkan. Tak lama meluju dipinggiran pengunungan menghijau, jalanan mulai menanjak. Panorama pun mulai menggoda mata, hingga kami tak tahan segera menyal...

Air Terjun dengan Pasir Putih Aceh Selatan

Image
Rawohnanggroe | Ie Dingen adalah sebuah air terjun yang terletak di Desa Batee Tunggai, Kecamatan Samadua, Aceh Seletan. Lokasinya berada tak jauh dari Jalan Nasional lintas Blangpidie–Tapaktuan. Untuk menuju ke lokasi air terjun, waktu yang ditempuh dari Tapaktuan, ibukota Aceh Selatan hanya sekitar 30 menit perjalanan. Sensasi mandi di Ie Dingin | Foto: Khairil Salah satu objek wisata yang juga tak jauh dengan pantai ini menawarkan air yang bening dan sejuk serta bebatuan dan pasir putih di sekitarnya. Mata airnya bersumber dari Kawasan Ekosistem Lauser (KEL) di Pegunungan Bukit Barisan sehingga membuatnya begitu segar dengan alam di sekitarnya yang cukup asri. Tidak jauh dari lokasi air terjun juga tersedia bererapa warung dan cafe yang menyediakan aneka makanan dan minuman bagi para pengunjung. Selain daya tarik air terjun, sebuah bentangan pantai pasir putih juga siap tersuguh. Lautnnya membiru sepanjang waktu, kontras dengan pegunungan menghijau. Tempat ini selalu ramai pa...