Posts

Showing posts with the label Aceh Besar

Panorama Hijau Memukau Bukit Jalin

Image
Rawohnanggroe | Siapa bilang kota Jantho tertinggal? Bagi banyak pengunjung, kota ini memang dianggap kurang berkembang alias mati. Namun sebenarnya ibukota Aceh Besar ini memiliki potensi dan daya tarik tersendiri. Bagi saya Jantho adalah kota yang semarak, semarak akan kehijauan alamnya. Krueng Linteung dari atas Bukit Jalin | Foto: Khairil Tidak diragukan lagi, di dekat sini tersuguh banyak keindahan khas pegunungan. Salah satunya Panorama Bukit Jalin yang berlokasi di perbatasan Gampong Jalin-Suka Tani, Kecamatan Kota Jantho, Kabupaten Aceh Besar. Bagi seorang traveler Aceh kawasan perbukitan ini merupakan tempat yang wajib dikunjungi. Setiap hari libur seperti hari minggu, Panorama Bukit Jalin selalu didatangi pengunjung, khususnya oleh mahasiswa dari Banda Aceh yang haus akan hiburan. Perjalanan dari Banda Aceh akan memakan waktu sekitar 1,5 jam, jika dari pusat Perkantoran Aceh Besar sekitar 15 menit saja. Kondisi jalan sudah lumayan bagus dan bisa ditempuh dengan k...

Sekeping Timur Tengah di Masjid Oman

Image
Rawohnanggroe | Kota Banda Aceh memiliki banyak objek wisata menarik. Bagi sebagian penduduknya, suguhan kota yang sarat akan nuansa islami ini sudah menjadi biasa. Kota ini menjadi tumpuan dari pusat pendidikan, ekonomi, transportasi dan budaya di Provinsi Aceh. Halaman depan Masjid Oman | Foto: Ig Aceh Namun, tidak bagi pendatang yang berasal dari luar Banda Aceh. Kota ini akan menyajikan keunikan dan daya tariknya sendiri, yang tidak ditemui di kota lain di Indonesia, bahkan mancanegara. Dari segi aktifitas sosial penduduknya, Banda Aceh cendrung bernuansa Islami. Sebagai sebuah contoh kota madani, warganya sangat ramah, terbuka, santun dan menjunjung tinggi nilai agama.  Dari segi lingkungan hidup, Banda Aceh dikenal sebagai kota hijau, bersih dan tertib . Ini terbukti dari banyak penghargaan Adipura yang pernah diraih. Aspek budaya dan arsitektur, kota yang menjadi kebanggaan masyarakat Aceh ini mengkombinasikan nuansa tradisional, modern dan Timur Tengah. Arsitekt...

Hingga Petang di Batee Kapai Ramanyang

Image
Rawohnanggroe |  Hari-hari lalu mendung pekat yang mengantar hujan selalu menghiasi langit Banda Aceh. Siang itu matahari mulai cerah meriah. Gairah pun tak terbendung lagi untuk berkunjung ke sebuah tempat menarik dengan legenda yang menyelimutinya. Ujong Batee Kapai Ramanyang | Foto: Khairil Tujuan kami adalah Ujong Batee Kapai Amat Ramanyang. Lokasinya berada di tanjung yang penuh dengan sisa-sisa Kerajaan Lamuri. Terletak di gampong Lamreh, Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar. Kira-kira jaraknya sekitar 30 kilometer dari Kota Banda Aceh. Tempat ini sarat dengan legenda Amat Ramayang, yaitu cerita rakyat yang berkembang dalam masyarakat Aceh. Legenda ini menceritakan tentang seorang anak yang durhaka kepada orang tuanya, sehingga ia dikutuk menjadi batu. Kisahnya tersebut hampir sama dengan legenda Malin Kundang di Sumatra Barat, namun ini versi Aceh. Tanjung di sana menurut cerita adalah jelmaan dari kapal Amat Ramanyang yang membatu. Sepertinya di sinilah tempa...

Sisa Kereta Api Aceh

Image
Rawohnanggroe | Aceh pernah berjaya dengan kereta api. Alat transportasi jenis ini pernah berlalu lalang di Tanoh Rencong . Pada masanya kereta api Aceh melayani jalur Ulee Lheue-Kutaradja, Kutaradja-Lambaro sampai ke Medan. Sisa lokomotif Aceh | Foto: Khairil Dulu kereta api adalah sarana tranportasi yang paling berkembang di dunia, dari itulah Belanda membangunnya. Belanda percaya bahwa kereta api sangat cocok dibangun di Aceh, mengingat daerah ini merupakan daerah kaya dengan berbagai komoditas yang diminati dunia pada saat itu. Selain untuk kepentingan ekonomi, kereta api yang dibangun Belanda juga sarat akan unsur politik dan militer. Karena melalui jalur kereta api inilah Belanda dengan leluasa dapat memasok perlengkapan senjata mereka untuk melawan perjuangan rakyat Aceh. Belanda sangat berambisi untuk menguasai seluruh Aceh. Mereka berpikir dengan adanya kereta api, akan dengan mudah dapat menguasai seluruh Aceh. Kutaradja yang direbut Belanda dari tangan para Sultan Ace...

Cekungan Biru Pedalaman Lhoknga

Image
Raw ohnanggroe | Matahari terik di atas kepala, sedang perahu berlalu lalang di atas sungai yang tenang. Airnya memantulkan setiap rupa di atasnya dengan warna sinar surya yang cemerlang bergoyang-goyang dipermukaan. Inilah Krueng Raba yang mempesona. Aliran Pucok Krueng Raba | Foto: Khairil Krueng Raba adalah nama tua untuk Lhoknga pada masa kolonial Belanda, bahkan jauh sebelumnya. Nama tersebut diambil dari sebuah sungai yang mengalir tenang di daerah ini. Dulunya banyak berdiri bangunan-bangunan masa pra kemerdekaan. Setelah Indonesia merdeka, bangunan bergaya Belanda menghilang bak ditelan bumi. Kini satu-satunya bekas bangunan tersebut adalah sisa jembatan yang masih tegak berdiri di atas sungai yang selalu membiru. Pada 2004 silam, daerah Krueng Raba atau Lhoknga pernah benar-benar lumpuh setelah ombak setinggi ±20 meter menghantam kawasannya yang memang sejengkal dengan pantai. Wilayah ini pun porak-poranda diterjang malapetaka yang merenggut ratusan ribu nyawa. Kru...

Di Keindahan Lhokseudu

Image
Rawohnanggroe | Menjalani hari sebagai mahasiswa, terkadang sering dirundung gelisah yang beruntun datangnya. Setelah lama dengan aktifitas yang menguras kepenatan setiap waktu.  Mulai dari tugas, dosen hingga isi kantong yang seakan merenggut ketenangan. Normal memang, karena pendidikan itu sangat mahal harganya. Tempat favorit di Lhokseudu | Foto: Khairil Menyangkal masalah tersebut, kali ini saya meluangkan waktu sejenak menenangkan pikiran. Kegiatan ini perlu, karena dapat memperbaiki mood yang terkadang menemui titik jenuh. Bagi yang sedang dalam kondisi panceklik, jangan terlalu bernafsu untuk liburan ke tempat dengan fasilitas berbayar atau ditempat kelas menengah keatas. Karena ini akan membuat isi kantong kalian lebih parah terkuras. Jika ingin liburan murah meriah, apa salahnya jika mencari tempat yang sedikit terisolir atau kurang dikunjungi oleh wisatawan. Hanya dengan bermodalkan bensin saja, kamu bisa kunjungi sebuah tempat yang belum belum banyak dik...

Pusara Pahlawan Teuku Nyak Arief

Image
Rawohnanggroe | Teuku Nyak Arief, sekilas ketika mendengar nama itu langsung akan teringat nama sebuah jalan yang ada di Kota Banda Aceh yaitu jalan utama menuju kampus Universitas Syiah Kuala. Senada dengan Asmarizal seorang mahasiswa di Darussalam; “Saya tahunya T. Nyak Arief itu nama jalan di Darussalam, tentang siapa dia itu saya kurang tahu”.  Gapura Makam T. Nyak Arief | Foto: Khairil Teuku nyak Arief adalah seorang pahlawan Nasional Indonesia. Beliau lahir di Ulee Lheue, Banda Aceh pada tanggal 17 Juli 1899. Nyak Arief pernah menempuh pendidikan SD di Banda Aceh, Kweekschool (Sekolah Para Raja) di Bukit Tinggi dan Osvia (Sekolah Pamong Praja) di Serang, Banten, Jawa Barat. Memang tidak banyak yang tahu tentang Pahlawan Nasional satu ini, padahal cukup banyak jasa dan pengorbanannya untuk Bangsa. Hal ini disebabkan minimnya pengetahuan sejarah dan kurangnya kesadaran akan pentingnya menghargai jasa pahlawan baik dikalangan akademis maupun masyarakat kita. Ada satu bu...

Perawan Lembah Gunung Paro

Image
Rawohnanggroe | Kamu pernah berpergian ke Barat-Selatan Aceh? Jika pernah, perjalanan ke sana jangan semata-mata hanya untuk melewatinya saja. Perlu diketahui, luas wilayah ini juga banyak menyajikan berbagai atraksi alam yang menarik. Tak ketinggalan pantai-pantainya yang perawan dan jarang dijamah tangan jahil manusia. Sebut saja Lhok Paroy. Bentang Pantai Lhok Paroy | Foto: Khairil Lhok Paroy merupakan sebuah pantai yang berada diantara Pegunungan Kulu dan Paroy. Lokasi persisnya berada di Gampong Paroy, Kecamatan Lhoong, Aceh Besar. Akses yang sedikit sulit menjadikannya sebagai sebuah objek wisata yang masih sangat jarang dikunjungi. Garis pantainya yang memanjang dapat dilihat dari Jalan Nasional lintas Banda Aceh-Calang. Diketinggian Gunung Paro pesona pantai yang berpasir putih ini berpadu dengan riak-riak gelombang. Menuju ke Lhok Paroy, pengunjung hanya perlu menyusuri jalanan yang mengarah ke Barat di gampong tersebut. Tak terlihat aktifitas masyarakat di sini...